Nietzsche itu menarik. Gaya dia menulis provokatif, memberi insight yang entah bagaimana bertautan satu sama lainnya dalam mengatakan kehidupan. Kalau kemudian dalam wacana filosofis muncul Nietzsche-Jerman, Nietzsche-Perancis, atau mungkin juga Nietzsche-Anglo-Amerika, itu hanyalah menunjukan berapa resonansi pemikiran yang satu ini melampaui keterbatasan konteks Nietzsche historis. Dengan…
Dunia Islam di abad pertengahan dimeriahkan dengan gerakan berpikir yang luar biasa. Beragam mazhab pemikiran lahir serta berkembang sedemikian rupa. Tidak mengherankan jika pada masa itu dunia Islam, baik di Timur maupun di Barat, berada dalam era keemasan yang berkilau, Para pemikir saling berdiskusi dan bertukar pikiran. Mulai dari para penganut Pythagorean hingga pemikir Aristotelian Neo-Pl…
Buku ini terdiri dari 14 bab pembahasan yang berisi materi, yakni: masalah ekonomi dan ilmu ekonomi, kegiatan ekonomi; kosumsi; produksi; distribusi; permintaan dan penawaran; keseimbangan pasar; elastisitas permintaan dan penawaran; biaya produksi, penerimaan, dan laba/rugi usaha; pasar produk; pasar faktor produksi; produk dan pendapatan nasional; perdagangan internasional; serta kebijakan ek…
Hari-hari terakhir ini kita disungguhi oleh banyak kemudahan hidup yang tidak bisa dinikmati dua puluh, sepuluh bahkan lima tahun yang lalu. Sebut saja misalnya sarana transportasi Grab-taxi atau Uber-taxi yang memudahkan perjalanan dari satu titik ke titik lainnya di kota yang padat dan macet sekalipun dengan ongkos yang murah bila dibandingkan taxi argo. Belum lagi Pesan dengan munculnya Go-J…
Pemikiran Buya Hamka sebagai seorang filsuf, ulama, dan juga sastrawan Indonesia cukup memenuhi alam berpikir dalam banyak bagian buku ini. Hal ini sengaja diungkap oleh penulis untuk menggali kembali pemikiran-pemikiran segar Buya Hamka yang saat ini masih sangat relevan dalam kait-an dengan konsep Pancasila dan Islam dengan pemikiran Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai urat tunggang Pancasila. Ia…
Buku ini mencoba mendapatkan pemahaman tentang pengalaman keilmuan mulai era babilonia - Mesir, Yunani, abad pertengahan, era kegemilangan dunia islam hingga pengalaman keilmuan modern dan kontemporer.
Suatu tindakan pidana dirumuskan untuk pembuat tinggal, hanya beberapa di antaranya yang dirancang untuk menjangkau peristiwa yang melibatkan banyak orang. Untuk memperluas daya jangkau rumusan undang-undang suati delik yang didesain untuk pembuat tunggal tersebut, dibuatlah ketentuan tentang “penyertaan” (deelneming). Dilihat dari teori pembuatan yang restriktif, ketentuan tentang penyerta…