Mendengar kata Pare, orang pasti akan langsung menelan ludah, lantaran membayang betapa pahitnya buah itu. Dan karena pahitnya, jarang sekali orang-orang yang mau. Jangankan memakannya, melihatnya pun rasanya tidak sudi. Memang buah itu sangat tidak menarik, sudah pahit, bentuknya serupa kulit buaya, kasar. Tetapi, jangan heran bila mendengar ada orang yang kesemsem dengan Pare. Bahkan, sampe r…
Tokoh utama dalam novel ini adalah Ivan. Seorang anak SD, yang diajak Mamanya berkunjung ke Papua untuk menengok sang Nenek yang sedang sakit. Pengalaman Ivan selama seminggu di Papua ternyata sangat mengasyikkan dan juga mendebarkan. Dari kekenyangan makan buah matoa, bertamasya ke pantai Base–G yang indah, sampai ... bertemu dengan si potkep (tukang potong kepala). Hi ... seram, dech!
Buku ini membahas tentang penulisan karya ilmiah yang menjadi syarat lulusnya mahasiswa pendidikan tinggi. Buku ini ditujukan untuk mahasiswa sebagai referensi dalam penyusunan karya ilmiah dengan model bimbingan jarak jauh. Di dalamnya berisi tentang cara belajar mandiri dan jarak jauh, karya ilmiah sebagai produk olah pikir, bagian tubuh karya ilmiah, masalah dalam karya ilmiah, teori dan met…
Buku ini mengajak setiap diri, kepala keluarga, dan anggotanya untuk selalu merasa senang dan tenang menjadi penghuni surga di dunia. Merasa aman dan nyaman menghirup segarnya udara di taman. Ketenangan berkeluarga adalah suatu keniscayaan karena di dalamnya ada doa, cinta, kata maaf, keteladanan, kepahaman, dsb. Akan tetapi, merasa menjadi penghuni surga sebelum ada ujian, pengorbanan, perjuan…
Macapat adalah lagu tradisional di Jawa. Setiap bait macapat mempunyai baris kalimat disebut gatra, dan tiap gatra memeliki suku kata (guru wilangan) tertentu, dan diakhiri dengan bunyi akhir yang disebut guru lagu. Kesusatraan klasik Jawa dari jaman Mataram, umumnya ditulis menggunakan metrum macapat. Artikel dalam bentuk prosa pada umumnya tidak dianggap sebagai karya sastra asli tetapi hanya…